Apa Itu Mikroplastik dan Mengapa Bisa Turun Bersama Air Hujan
Hikmah Ovita | 16 December 2025 20:00
Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil, bahkan kurang dari 5 milimeter. Partikel ini berasal dari pecahan plastik besar yang rusak seiring waktu, atau diproduksi langsung dalam ukuran kecil. Contohnya serat pakaian sintetis, microbeads dalam produk kecantikan, dan potongan plastik dari kantong sekali pakai.
Karena ukurannya sangat kecil dan ringan, mikroplastik mudah terangkat ke udara dan terbawa angin. Itulah sebabnya partikel ini bisa menyebar jauh, bahkan sampai ke atmosfer. Penelitian terbaru di beberapa kota besar, termasuk Jakarta, menemukan bahwa air hujan ternyata mengandung mikroplastik.
Bagaimana bisa? Mikroplastik di udara dapat menempel pada awan dan butiran air. Ketika hujan turun, partikel-partikel tersebut ikut terbawa kembali ke permukaan bumi. Jadi, hujan tidak hanya membawa air, tetapi juga membawa partikel plastik mikro yang tidak terlihat
Tingginya paparan mikroplastik lewat hujan atau udara di area urban seperti Jakarta menjadi peringatan serius. Menurut para ahli kesehatan lingkungan di BRIN dan Universitas Gadjah Mada (UGM), mikroplastik yang terbawa angin dan turun bersama hujan dapat meningkatkan risiko polusi udara yang kemudian terhirup oleh manusia termasuk kamu sendiri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa partikelnya bisa berasal dari serat sintetis pakaian, debu kendaraan, sisa pembakaran plastik, hingga degradasi limbah plastik di lingkungan. Karena mikroplastik bersifat sangat ringan dan kecil, lebih mudah terdispersi luas dan sulit untuk hilang.
Selain mengotori air dan tanah, polusi mikroplastik di udara bisa berdampak pada saluran pernapasan. Penelitian dan pakar lingkungan memperingatkan bahwa paparan jangka panjang terhadap partikel-partikel halus seperti ini berpotensi menimbulkan iritasi, peradangan, hingga gangguan kesehatan serius.
Karena tidak mudah melihat mikroplastik mereka terlalu kecil untuk kasat mata perlindungan terbaik adalah menjaga udara dalam rumah tetap bersih dan aman. Hindari membuka jendela saat hujan deras turun, terutama kalau hujan mulai dari langit yang sangat polusi. Selain itu, rutin bersihkan debu di rumah agar partikel plastik yang jatuh ke permukaan tidak terhirup.
Untuk perlindungan ekstra, kamu bisa gunakan alat penyaring udara. Air purifier dengan filter HEPA13 seperti Levoit Core 300s bisa membantu menyaring partikel halus termasuk debu, alergen, asap, dan potensi mikroplastik sebelum udara terhirup ke paru-paru. Dengan begitu, risiko iritasi atau gangguan pernapasan akibat polusi mikroplastik bisa ditekan, dan rumah tetap menjadi tempat aman untuk bernapas.
Mikroplastik bukan cuma masalah laut atau sampah plastik besar kini sudah merambah udara dan air hujan, termasuk di kota besar seperti Jakarta. Karena partikel plastik bisa terbawa angin lalu turun bersama hujan, polusi dari langit menjadi nyata dan berpotensi berdampak langsung ke kesehatan pernapasan kita.
Agar kamu dan keluarga tetap aman, penting untuk menjaga kebersihan udara di rumah. Gunakan air purifier HEPA13 seperti Levoit Core 300s, dan biasakan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Dengan begitu, kamu membantu lindungi pernapasanmu dari udara luar, air hujan, hingga partikel mikroplastik yang tak terlihat.
Heboh! Bekasi Diguyur Hujan Debu Hitam, Dari Manakah Asalnya?
Ancaman Mikroplastik di Depan Mata! Berikut 5 Bahaya yang Perlu Kamu Ketahui
Dinkes DKI Catat 1,9 Juta Kasus ISPA, Situasi Makin Mengkhawatirkan
Apa Itu Mikroplastik dan Mengapa Bisa Turun Bersama Air Hujan
Kasus ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta, Ini Alasan Kenapa Balita Paling Berisiko!